Nefriana Ariance Daik, Berlari Menjemput Mimpi demi Senyum Mama

Nefriana Ariance Daik

Bagi Nefriana Ariance Daik, lintasan lari bukan sekadar tempat mengejar medali. Setiap meter yang ia tempuh adalah napas untuk masa depan keluarganya. Atlet nasional asal Kalimantan Timur ini membuktikan bahwa latar belakang sederhana bukanlah penghalang untuk mencapai puncak prestasi.

Lahir sebagai anak nelayan dan penjual kue keliling, Nefriana tumbuh dengan memahami arti kerasnya hidup. Namun, justru dari kesulitan itulah, mentalitas juara miliknya terbentuk.

Dari Penjual Kue ke Lintasan Atletik

Masa kecil Nefriana jauh dari kemewahan. Saat anak-anak lain mungkin sibuk bermain, ia sudah akrab dengan perjuangan membantu ekonomi keluarga. Cita-citanya pun sempat sederhana: ingin menjadi seorang Polwan.

Titik balik hidupnya terjadi saat duduk di bangku SMP. Iseng mengikuti lomba lari 10K antar sekolah, Nefriana justru pulang sebagai juara pertama. Kemenangan itu menyalakan api kecil di hatinya. Ia pun meminta restu sang Mama untuk masuk ke sekolah olahraga, yang membawanya ke SKO Flobamorata Kupang. Di sanalah, bakat alaminya mulai ditempa dengan disiplin profesional.

Baca Juga:  Bogor Runners Gelar Charity Run 2025: Bersama Berlari dan Berbagi untuk Kebaikan

Berlari untuk Adik dan Keluarga

Tahun 2020 menjadi gerbang pembuka karier profesionalnya di cabang atletik. Namun, menjadi atlet tidak selamanya indah. Nefriana kerap didera rasa lelah yang luar biasa hingga keinginan untuk menyerah muncul.

Setiap kali titik jenuh itu datang, Nefriana selalu mengingat wajah-wajah di rumah.

“Jika saya menyerah, siapa yang akan membiayai sekolah adik? Siapa yang akan meringankan beban keluarga dan membahagiakan Mama?”

Motivasi inilah yang menjadi “bahan bakar” Nefriana saat kakinya mulai berat. Lari bukan lagi soal diri sendiri, tapi tentang mengangkat derajat keluarga.


Deretan Prestasi: Dominasi di Tahun 2024 – 2025

Kerja keras Nefriana membuahkan hasil manis. Dalam dua tahun terakhir, namanya konsisten menghiasi podium tertinggi di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Baca Juga:  Loreng Emas di Jalur Perak! Wahyudi, Prajurit TNI AL, Raih Perak 1.500 Meter SEA Games 2025

Pencapaian Gemilang 2024:

  • PON Aceh–Sumut: Meraih medali Perak (3.000m Steeplechase) dan Perunggu (10.000m).

Puncak Prestasi 2025:

Tahun 2025 menjadi tahun “emas” bagi Nefriana dengan koleksi gelar yang luar biasa:

  • Kejurnas Solo: Sapu bersih 3 Medali Emas (1.000m, 3.000m Steeplechase, dan 5.000m).

  • Internasional: Juara 1 Asics Meta Time Trials Bangkok 10K.

  • Regional: Tiga emas di Sukan Borneo.

  • Major Road Race: Juara 1 PLN Electric Run, Juara 1 Jakarta Speed Race, Podium di Semarang 10K, dan Pertamina Eco Run dll.


Menatap Masa Depan untuk Indonesia

Kini, Nefriana tidak lagi sekadar berlari di kampung halaman. Ia membawa nama Kalimantan Timur dan Indonesia di pundaknya. Dari lari, ia bisa melihat dunia, bertemu orang-orang hebat, dan menyadari bahwa setiap kilometer yang ia tempuh memiliki makna mendalam.

Baca Juga:  Odekta Elvina Naibaho Cetak Rekor Nasional Marathon Putri di Gold Coast Marathon 2025

Bagi Nefriana, prestasi ini adalah dedikasi untuk Mama, pelatih, dan orang-orang yang terus percaya padanya saat ia sendiri hampir menyerah.

Pesan Nefriana: Mimpi Dimulai dari Langkah Sederhana

Kisah Nefriana mengajarkan kita bahwa:

  • Harapan harus digenggam kuat: Meski beban terasa berat, jangan pernah melepaskan mimpi.

  • Tujuan yang mulia: Berjuang untuk orang lain (keluarga) seringkali memberikan kekuatan yang lebih besar daripada berjuang untuk diri sendiri.

  • Proses adalah kunci: Tidak ada kesuksesan instan; semuanya butuh langkah demi langkah yang konsisten.

Nefriana Ariance Daik adalah bukti nyata bahwa lintasan lari bisa mengubah nasib, asalkan kita berani melangkah dan menolak untuk berhenti.

Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga Tips dan Trik seputar lari.

Bagikan artikel ini melalui: