910Nineten Rilis “Haze Metalmark Feme” dan Sabet Double Podium di Women’s 10K

910Nineten rilis sepatu lari khusus perempuan Haze Metal Mark Feme di Women's 10K (dok. istimewa)
JAKARTA – Di tengah euforia ribuan pelari di ajang Women’s 10K yang memadati Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu, 26 April 2026, brand perlengkapan olahraga lokal 910Nineten mengambil peran istimewa. Hadir sebagai brand collaborator, 910Nineten tidak sekadar memberikan dukungan sponsorship, tetapi menjadikan momen ini sebagai panggung peluncuran lini sepatu terbarunya: 910Nineten Haze Metalmark Feme.
Berbeda dari perilisan pada umumnya, sepatu ini menandai babak baru bagi 910Nineten. Haze Metalmark Feme adalah salah satu lini produk pertama mereka yang benar-benar difokuskan dan di-engineer secara eksklusif untuk kategori perempuan (women’s category), berangkat dari riset anatomi dan perjalanan emosional seorang pelari.
Filosofi “Metalmark”: Cantik, Kuat, Namun Rentan
Nama “Metalmark” tidak dipilih secara acak. Ia diambil dari nama salah satu spesies kupu-kupu yang menyimpan filosofi mendalam mengenai perjalanan seorang pelari menuju race day.
Salem David Thio, Footwear Designer 910Nineten, menjelaskan bahwa metamorfosis kupu-kupu adalah representasi sempurna dari fase latihan pelari. Namun, ada satu sisi psikologis yang sering diabaikan.
“Seringkali orang tidak menyadari bahwa saat sudah menjadi kupu-kupu, itulah tahap di mana ia berada di titik paling rapuh. Kami merasa perjalanan pelari perempuan di race day mirip dengan itu,” ungkap Salem.
Setelah berbulan-bulan disiplin berlatih, seorang pelari akan tampil di garis start dalam kondisi paling kuat dan cantik. Namun di saat yang sama, race day adalah titik paling rentan—rentan terhadap cedera, tekanan mental, hingga kecemasan (anxiety). Haze Metalmark Feme dirancang untuk merangkul dan menemani fase transformasi yang indah sekaligus rapuh tersebut.
Rekayasa Teknis Biomekanika Perempuan
Secara teknis, 910Nineten mengimplementasikan desain yang secara radikal membedakan Haze Metalmark Feme dari sepatu lari pria maupun unisex. Pendekatannya murni berbasis biomekanika.
“Anatomi tubuh perempuan cenderung memiliki pinggul (hip) yang lebih lebar dibandingkan laki-laki. Kondisi ini secara alami mendorong posisi lutut sedikit lebih ke dalam saat bergerak, yang kemudian membuat tumpuan kaki cenderung ke arah medial atau biasa disebut overpronate,” jelas Salem menjabarkan hasil riset timnya.
Dengan memahami kecenderungan overpronation alami ini, struktur sepatu disesuaikan untuk memberikan stabilitas ekstra pada bagian medial kaki, memastikan kenyamanan pelari perempuan di setiap langkahnya. Dukungan ini juga direpresentasikan langsung di lapangan oleh kehadiran komunitas 910 Feme Squad yang memeriahkan rute TMII.
Double Podium Buktikan Kualitas Supershoes 910Nineten
Perayaan 910Nineten di TMII semakin sempurna berkat prestasi gemilang dari dua atlet kebanggaannya. Menariknya, untuk kebutuhan performa puncak dan kecepatan di lintasan, kedua atlet ini mengandalkan supershoes andalan mereka, Geist Ekiden Elite X, dan sukses mengamankan Double Podium!
🥇 Devina Novia Putri (Juara 1 – Kategori 5K)
“Seru banget lari di TMII! Tadi saat race aku pakai sepatu 910Nineten Geist Ekiden Elite X. Sepatu ini enak banget karena memang super shoes dari 910Nineten yang dirancang khusus untuk race day.”
🥉 Mutiara Azhara (Juara 3 – Kategori 10K)
“Sepatunya empuk dan nyaman banget buat dibawa lari. Alhamdulillah berkat support ini aku berhasil meraih podium 3. Seneng banget bisa diajak di Women’s 10K. Terima kasih 910Nineten!”
Selamat kepada 910 Feme Squad dan jajaran atlet 910Nineten yang sukses menuntaskan balapan dengan finish strong! Inovasi Haze Metalmark Feme dan dominasi Geist Ekiden Elite X membuktikan bahwa jenama lokal kini semakin serius menggarap pasar pelari di Indonesia.
Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga berita terbaru seputar lari.















