Recreational Athletes Club (RAC) Ajak Masyarakat Menikmati Olahraga Rekreasional

Recreational Athletes Club (RAC)

JAKARTA — Recreational Athletes Club (RAC) resmi diperkenalkan di Toko Kopi TUKU Cipete, Jakarta, pada Rabu (21/10/2026). Inisiatif ini digagas oleh JUNE Active Studio di bawah naungan JUNI Goods.

RAC hadir melalui kolaborasi dengan GUDS Bali dan dukungan TUKU. Wadah ini mengajak masyarakat menikmati olahraga di tengah kesibukan sehari-hari.

RAC mengusung semangat “Find Fun in the Chaos”. Pesan ini mengajak setiap orang menemukan kesenangan melalui aktivitas fisik. RAC juga ingin menghapus anggapan bahwa olahraga harus selalu berorientasi pada performa.

Kehadiran RAC sejalan dengan perkembangan olahraga rekreasional di Indonesia. Kini, olahraga bukan hanya tentang kesehatan atau pencapaian pribadi. Aktivitas ini juga menjadi sarana membangun pertemanan dan komunitas.

RAC Berawal dari Pengalaman Personal

RAC lahir dari pengalaman Adry Boim, CEO JUNI Records sekaligus sosok di balik JUNI Group dan JUNE Active Studio. Pengalamannya di industri musik dan kreatif membuatnya melihat pentingnya olahraga dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Adry, olahraga dapat membantu menjaga energi dan keseimbangan hidup. Ia juga melihat hubungan erat antara olahraga, musik, kreativitas, dan pertemanan.

“Melalui rutinitas harian di dunia kreatif, saya melihat adanya titik temu yang sangat erat antara musik, kreativitas, pertemanan, dan olahraga. RAC lahir dari pengalaman dan keresahan personal akan perlunya produk serta wadah olahraga yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, tanpa harus merasa terbebani oleh target performa profesional,” ujar Adry.

Baca Juga:  Dari Peringkat 5 ke Juara 1! Tim Relay SMAN 2 Kebumen Raih Juara Pertama di Pertamina SAC Indonesia National Championship

Melalui RAC, Adry ingin menghadirkan produk dan wadah olahraga yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, olahraga dapat menjadi bagian dari rutinitas tanpa tekanan untuk selalu mengejar prestasi.

Komunitas Dorong Perkembangan Olahraga Rekreasional

Perkembangan olahraga rekreasional juga membuka peluang bagi brand lokal. Mereka dapat menghadirkan produk dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan pelaku olahraga.

Adystra Bimo, Founder Running Rage dan Jakarta Running Festival, menilai kultur olahraga rekreasional Indonesia telah berubah dalam 15 tahun terakhir. Menurutnya, motivasi masyarakat untuk berolahraga kini semakin beragam.

Sebagian orang berolahraga untuk menjaga kesehatan. Ada pula yang ingin mencapai target pribadi atau memperluas pertemanan. Dalam proses tersebut, komunitas berperan penting untuk menjaga konsistensi.

“Motivasi orang berolahraga saat ini sudah sangat beragam, mulai dari menjaga kesehatan, pencapaian personal, hingga mencari jejaring pertemanan dan rasa saling memiliki (sense of belonging). Komunitas memegang peranan kunci dalam menjaga konsistensi tersebut,” ungkap Adystra.

Ia menambahkan, meningkatnya partisipasi masyarakat membuka peluang bagi brand lokal. Kolaborasi dan inovasi produk juga dapat membantu membangun ekosistem olahraga yang lebih terbuka dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Tim Atletik Jalan Cepat Indonesia Tuntaskan Misi di Asian Championships 2026

JUNI Goods dan GUDS Bali Hadirkan Kolaborasi

RAC mewujudkan semangat “Find Fun in the Chaos” melalui kolaborasi dengan GUDS Bali. Brand asal Bali ini didirikan oleh Vino Tamaela.

Kolaborasi tersebut berangkat dari persahabatan dan kesamaan visi. Keduanya menghadirkan lini produk olahraga yang memadukan fungsi dan estetika.

Produk ini ditujukan bagi para recreational athletes atau pelaku olahraga rekreasional. Mereka dapat berolahraga sesuai minat tanpa harus menjadikan kompetisi sebagai tujuan utama.

“Kami percaya setiap orang yang bergerak dan beraktivitas adalah seorang atlet rekreasional. Bersama GUDS Bali, kami menggabungkan karakter dan keahlian kreatif masing-masing untuk menghadirkan produk serta pengalaman berolahraga yang menyenangkan,” kata Adry.

Melalui pendekatan ini, RAC ingin memperluas pandangan tentang makna menjadi seorang atlet. Menurut konsep yang diusung, siapa pun dapat menjadi atlet rekreasional selama aktif bergerak.

TUKU Jadi Titik Temu Komunitas

TUKU turut mendukung peluncuran RAC sebagai mitra kolaborasi. Dukungan ini sejalan dengan kedekatan TUKU terhadap keseharian para pelanggannya. Mereka akrab disapa “tetangga”.

Vella Siahaya, Chief Experience Officer TUKU, melihat hubungan alami antara kedai kopi dan komunitas olahraga. Salah satunya terlihat melalui kegiatan neighborhood run, ketika peserta berkumpul setelah berlari.

Baca Juga:  Dina Aulia Pecahkan Rekor Nasional 100m Gawang Putri di Asian Athletics Championships 2025

“Di TUKU, kami sering melihat para tetangga berkumpul dan berinteraksi usai berolahraga, seperti dalam kegiatan neighborhood run. Kolaborasi dengan RAC terasa sangat alami karena kami berbagi semangat yang sama: menjadi ruang bertemunya komunitas, menikmati momen bersama, dan mempererat hubungan antar-tetangga,” ujar Vella.

Melalui kolaborasi ini, gerai TUKU juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk mengenal produk RAC. Pengunjung dapat melihat rangkaian produk yang diluncurkan melalui gerai tertentu.

Jadwal Pop-Up Store RAC di TUKU

RAC menghadirkan pop-up store di dua gerai TUKU. Pengunjung dapat melihat, mencoba, dan membeli langsung koleksi activewear RAC.

Berikut jadwal pop-up store RAC:

  • Toko Kopi TUKU Cipete: 21–22 Oktober 2026
  • Toko Kopi TUKU Gelora Bung Karno (GBK): 23 Oktober 2026

Melalui peluncuran ini, RAC ingin menjadi bagian dari perkembangan olahraga rekreasional di Indonesia. RAC mengajak masyarakat menikmati aktivitas fisik dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan.

Dengan semangat “Find Fun in the Chaos”, RAC menempatkan kesenangan, kebersamaan, dan gaya hidup aktif sebagai bagian penting dari pengalaman berolahraga.

Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainya dan baca juga Tips dan Trik seputar lari.

Bagikan artikel ini melalui: