Tugu to Tugu Chapter VI: Ultra Marathon Ikonik Jakarta-Bogor di Malam Tahun Baru

Peserta Tugu to Tugu berfoto di depan Monumen Nasional (Foto: Rungrapher)
BOGOR – Event lari ultra marathon bergengsi, Tugu to Tugu Chapter VI, kembali mewarnai malam pergantian tahun pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Menghubungkan dua monumen ikonik di dua provinsi, ajang ini membawa para pelari melintasi aspal dari Jakarta menuju jantung Kota Bogor.
Setelah hiatus selama lima tahun, kembalinya Tugu to Tugu disambut antusias oleh komunitas lari. Event yang diinisiasi oleh Bogor Runners ini menawarkan tantangan fisik dan mental menempuh jarak 55 kilometer tepat saat dunia merayakan pergantian tahun.
Filosofi Perjalanan di Antara Dua Tahun
Mengusung tema “Two symbolic monuments, two lovely cities, two years distance, one defining journey”, penyelenggara menekankan bahwa setiap langkah pelari memiliki makna mendalam.
Perjalanan ini bukan sekadar mengejar garis finish, melainkan simbol pertumbuhan diri, kebersamaan antar komunitas, dan penyebaran energi positif untuk memulai tahun yang baru.
Rute dan Kategori Tugu to Tugu Chapter VI
Tahun ini, sebanyak 177 pelari berpartisipasi dalam dua kategori utama:
Full Course (55K): Diikuti oleh 111 peserta.
Half Course (30K): Diikuti oleh 66 peserta.
Detail Etape Full Course 55K
Untuk kategori utama, rute dibagi menjadi tiga etape strategis:
Etape I: Dimulai dari Telkom STO Gambir menuju Polres Metro Depok. Rute meliputi ikon ibu kota seperti MH Thamrin, Jenderal Sudirman, hingga Margonda Raya.
Etape II: Berlanjut dari Depok menuju PDAM Cibinong, melintasi kawasan Citayam dan Bojong Gede.
Etape III: Etape penutup menuju Balaikota Bogor via Jalan Raya Jakarta-Bogor dan berakhir di sekitar Tugu Kujang/Pajajaran.
Sedangkan untuk kategori Half Course 30K, peserta memulai perjalanan dari Polres Metro Depok dan bergabung dengan rute etape II serta III hingga mencapai garis finish di Bogor.
Menaklukkan Tantangan Cuaca dan Jarak
Antusiasme peserta sudah terpancar sejak momen flag off. Meski sempat diguyur hujan deras di beberapa titik rute lintas kota, semangat para pelari tidak surut. Faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama, di mana setiap pelari diingatkan untuk tetap sadar akan kondisi tubuh masing-masing sepanjang malam.
Mendorong Sport Tourism di Kota Bogor
Selain menjadi wadah silaturahmi bagi komunitas ultra marathon di Indonesia, Tugu to Tugu juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah.
“Event ini menjadi alternatif perayaan tahun baru yang sehat sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota dalam mempromosikan sport tourism di Kota Bogor,” ungkap perwakilan panitia.
Melalui event lari ultra marathon Tugu to Tugu Chapter VI, para pelari membuktikan bahwa memulai tahun baru bisa dilakukan dengan cara yang heroik. Mereka tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga semangat sportivitas dan kesiapan mental untuk menghadapi tantangan di tahun 2026.
Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga Tips dan Trik seputar lari.

















