Bedah Data Lari Robi Syianturi di Sevilla Marathon 2026

Momen finish Robi Syianturi di Sevilla Marathon 2026 (Dok. ASICS Indonesia)
SEVILLA – Sejarah baru bagi dunia atletik Indonesia dan Asia Tenggara tercipta di aspal Zurich Maratón de Sevilla, Minggu, 15 Februari 2026. Pelari andalan Indonesia, Robi Syianturi, tidak hanya sekadar finis, tetapi ia berlari dengan presisi mesin untuk membukukan waktu fantastis 2 jam 13 menit 18 detik.
Catatan ini secara resmi memecahkan Rekor Nasional (National Record) sekaligus Rekor Asia Tenggara (South East Asian Record) baru. Robi mempertajam catatan terbaiknya sendiri sebelumnya yakni 2:15:04 yang dicetak di Gold Coast Marathon 2025, dengan selisih peningkatan waktu yang signifikan mencapai 1 menit 46 detik.
Bagaimana Robi bisa berlari secepat itu? Berikut adalah bedah data split time resmi performa Robi Syianturi di Sevilla Marathon 2026.
Start yang Agresif: Kunci di 15 KM Pertama
Berdasarkan data official split, Robi memulai lomba dengan strategi yang berani namun terkontrol. Sejak gun start, ia langsung mengunci pace di angka 3:05 – 3:06 per kilometer.
5K: 00:15:31 (Pace 03:06/km)
10K: 00:31:01 (Pace 03:06/km)
15K: 00:46:29 (Pace 03:05/km)
Konsistensi di 15 kilometer pertama ini menjadi pondasi penting. Robi tidak “meledak” terlalu awal, namun menjaga ritme tetap tinggi untuk menabung waktu.
Mental Baja di Half Marathon
Memasuki pertengahan lomba, Robi mencatatkan waktu 01:05:53 di titik Half Marathon (21.1K). Jika dikalikan dua, ini memproyeksikan waktu finis di kisaran 2:11-2:12. Namun, tantangan marathon sesungguhnya ada di paruh kedua.
Meskipun sedikit terjadi penurunan pace di KM 20 (01:02:22 dengan pace 03:10/km), Robi mampu menstabilkan emosi dan fisiknya.
Menjaga Irama di Fase Krusial (25K – 35K)
Fase di mana banyak pelari mengalami “bonking” atau kehabisan tenaga biasanya terjadi setelah KM 30. Namun, data menunjukkan ketahanan luar biasa dari Robi:
25K: 01:18:11 (Pace 03:09/km)
30K: 01:34:00 (Pace 03:09/km)
35K: 01:49:57 (Pace 03:11/km)
Dari KM 25 hingga KM 30, Robi berlari sangat stabil dengan pace rata-rata 03:09/km. Ini adalah fase kunci di mana rekor nasional tersebut “dikunci”.
Final Push Menuju Garis Finis
Menjelang akhir, kelelahan mulai terlihat di data split KM 40, di mana waktu tempuh mencapai 02:06:11 dengan pace sedikit menurun ke 03:14/km. Ini adalah hal yang sangat wajar dalam kompetisi marathon tingkat elit.
Namun, Robi berhasil menutup lomba dengan official time 02:13:18 dan official pace rata-rata 03:09/km. Ia menempati posisi ke-39 (gender) dan ke-29 di kategorinya, sebuah pencapaian luar biasa mengingat Sevilla Marathon adalah salah satu ajang dengan field pelari elit terkuat di dunia.
Komparasi Rekor: Lompatan Performa
Gold Coast Marathon 2025: 2:15:04 (Rekor Lama)
Sevilla Marathon 2026: 2:13:18 (Rekor Baru)
Peningkatan performa Robi Syianturi di Sevilla Marathon 2026 menegaskan bahwa ia kini berada di level yang berbeda. Konsistensi, strategi pacing yang matang, dan mental juara telah membawanya menjadi raja marathon baru di Asia Tenggara.
Selamat, Robi!
Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga Tips dan Trik seputar lari














