Penyintas Thalassemia Tetap Aktif Berlari, Kisah Fadel Nooriandi

Fadel saat mengikuti BTN Jakarta International Martahon 2024 (dok. istimewa)
Thalassemia merupakan kelainan darah yang membuat tubuh kesulitan memproduksi hemoglobin secara normal. Bagi penyintas Thalassemia Beta Mayor, transfusi darah dan perawatan rutin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Namun, kondisi tersebut tidak membuat Fadel Nooriandi berhenti menjalani hidup. Dengan dukungan keluarga, khususnya sang ibu, Fadel terus berusaha mendapatkan pendidikan, bekerja, berkarya, dan menjalani aktivitas yang ia sukai, termasuk berlari.
Sejak kecil, sang ibu selalu mendorong Fadel untuk tetap belajar dan berkarya seperti anak-anak lainnya. Dukungan tersebut mengantarkannya menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi dan mulai bekerja pada 2016.
“Ibu adalah sosok pahlawan super yang selalu menguatkan dan merawat saya sejak vonis medis pertama turun di umur 8 bulan,” cerita Fadel.
Berawal dari Ajakan Berlari
Tahun 2016 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Fadel. Saat baru mulai bekerja bersama Sandiaga Uno, ia mendapat ajakan untuk berlari.
Aktivitas yang awalnya hanya dilakukan sebagai bagian dari rutinitas justru membawa perubahan dalam hidup Fadel. Ia merasakan tubuh yang lebih bugar, stres yang berkurang, hingga kualitas tidur yang semakin baik.
Perlahan, lari menjadi bagian dari kesehariannya.
Hingga kini, Fadel telah mengumpulkan sekitar 20 medali dari berbagai perlombaan. Jarak terjauhnya pun telah mencapai Half Marathon atau 21 kilometer.
Bagi Fadel, berlari bukan sekadar tentang mengejar jarak atau mengumpulkan medali. Aktivitas tersebut menjadi salah satu cara untuk tetap bergerak dan menikmati kehidupan yang dijalaninya.
Pernah Berada di Titik Paling Kritis
Perjalanan Fadel tentu tidak selalu berjalan mudah. Pada 2021, ia sempat menjalani perawatan di ICCU akibat komplikasi yang dialaminya.
Kondisinya saat itu sangat kritis. Fadel bahkan sempat kehilangan kesadaran selama sekitar 40 menit.
Pengalaman tersebut meninggalkan trauma yang tidak mudah dilupakan. Namun, dari titik terberat itu, Fadel justru semakin memahami bahwa kesempatan hidup yang masih diberikan harus diisi dengan sesuatu yang berarti.
Perjuangannya pun tidak berhenti di sana.
Pada tahun yang sama, Fadel memberanikan diri membawa persoalan penyandang penyakit kronis atau invisible disability ke Mahkamah Konstitusi. Ia ingin memperjuangkan hak orang-orang yang masih menghadapi diskriminasi, termasuk dalam dunia pendidikan dan pekerjaan.
“Kami datang bukan untuk mencari simpati atau dikasihani, melainkan menuntut hak keadilan sosial yang mutlak dan setara dalam dunia kerja.”
Bagi Fadel, menjadi penyintas bukan berarti harus menjalani hidup dengan batasan yang dibuat oleh orang lain.
Ia ingin menunjukkan bahwa seseorang tetap bisa berkarya, bekerja, berolahraga, dan memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
Lari yang Didedikasikan untuk Sang Ibu
Dari berbagai perlombaan yang pernah diikuti, BTN Jakarta International Marathon kategori 10K pada 2024 menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi Fadel.
Saat itu, ia mendedikasikan larinya untuk sang ibu yang sedang berjuang melawan kanker paru stadium akhir.
Menjelang garis finis, Fadel mengalami kram hebat hingga nyaris tumbang. Namun, ia memilih untuk terus melangkah.
Di dalam pikirannya, ada doa sang ibu yang ingin ia bawa hingga garis finis.
Fadel akhirnya berhasil menyelesaikan lari tersebut.
Setelah puluhan tahun hidup bersama Thalassemia, Fadel memiliki pesan sederhana bagi siapa pun yang sedang menghadapi kondisi serupa.
“Jadikanlah penyakit itu sebagai sahabat yang mendampingi hidup kita, jangan mudah menyerah, dan tetaplah konsisten bergerak.”
Bagi Fadel Nooriandi seorang penyintas thalassemia, setiap langkah bukan hanya tentang seberapa jauh ia mampu berlari. Setiap langkah adalah kesempatan untuk terus hidup, bergerak, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama.
Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainya dan baca juga Tips dan Trik seputar lari.
















