ASICS EKIDEN RACE 2026: Hidupkan Tradisi Estafet Jepang di Jakarta

ASICS EKIDEN RACE 2026

JAKARTA – Semangat kolaborasi dan kecepatan menyatu dalam ajang ASICS EKIDEN RACE 2026 yang sukses digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Jakarta Intercultural School (JIS). Mengadopsi tradisi lari estafet autentik dari Jepang, acara ini berhasil menciptakan sinergi antara pelari komunitas dan atlet profesional dalam satu lintasan.

Event ini juga menjadi momentum spesial sejalan dengan peluncuran koleksi terbaru ASICS, yakni MAGIC SPEED 5, EKIDEN Collection, dan METASPEED LD. Dengan semangat “More Energy to Move the Body and Mind,” ASICS menghadirkan pengalaman lari track & relay yang menantang batas kemampuan fisik dan mental.

Filosofi Tasuki: Simbol Tanggung Jawab Kolektif

Pusat dari balapan ini adalah ASICS Tasuki, kain selempang khas Ekiden yang berfungsi sebagai tongkat estafet. Tasuki bukan sekadar benda, melainkan simbol komitmen dan tanggung jawab yang menyatukan setiap pelari dalam tim untuk mencapai garis finish.

Baca Juga:  ASICS Gel-Kayano 20 x Cecilie Bahnsen: Kolaborasi Eksklusif yang Memadukan Gaya, Gerak, dan Kreativitas

Format Kompetisi yang Menguji Strategi

ASICS EKIDEN RACE 2026 diikuti oleh kurang lebih 100 komunitas lari dari berbagai daerah. Setiap tim dituntut memiliki strategi penempatan pelari yang tepat untuk menaklukkan total jarak 6 km.

Struktur Tim:

  • 1 Kapten (Non-pelari): Bertugas sebagai koordinator dan pengatur strategi tim.

  • 4 Pelari (2 Pria & 2 Wanita): Komposisi seimbang untuk inklusivitas.

Pembagian Jarak Etape: Setiap pelari menempuh jarak yang berbeda-beda, menambah intensitas taktik di area transisi:

  • Pelari 1 & 2: 2.000 meter

  • Pelari 3: 1.600 meter

  • Pelari 4: 400 meter (Sprint penutup)

Baca Juga:  C-Project ‘Chojo’: Inovasi ASICS di Balik Sepatu Lari METASPEED™ Terbaru

Tim Helios Dominasi Podium Utama

Persaingan ketat terjadi sejak lap pertama. Tim Helios akhirnya keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu yang impresif, yakni 19:12.47.

“Acara ini cukup menguji adrenalin dan sangat seru. Kami berharap event seperti ini diselenggarakan rutin setiap tahun,” ungkap Fahril, salah satu personel Tim Helios.

Posisi kedua diraih oleh Tim Sing Penting Yakin dengan waktu 20:32.88, yang hanya terpaut tipis dari Tim Tieto Running Team di posisi ketiga dengan waktu 20:32.95. Selisih waktu yang sangat ketat ini menunjukkan betapa kompetitifnya atmosfer di lintasan JIS.

Baca Juga:  ASICS Indonesia Kirim 3 Pelari ke Tokyo Speed Race 2025

Lari: Dari Olahraga Individu Menjadi Kolektif

Coach Dodit, perwakilan dari Tim Sing Penting Yakin, memberikan catatan menarik mengenai esensi acara ini.

“Biasanya lari dikenal sebagai olahraga individu, namun melalui Ekiden, kita membuktikan bahwa lari bisa dilakukan secara tim dan sangat efektif dalam meningkatkan kekompakan anggota komunitas,” ujarnya.

Melalui dua aktivasi utama—EKIDEN Race dan Track Experience with Athletes—ASICS berhasil membuktikan bahwa performa maksimal lahir dari harmoni antara kecepatan individu dan kepercayaan antar rekan satu tim.

Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga Tips dan Trik seputar lari.

Bagikan artikel ini melalui: