Menyatukan Visi Lari Nasional: Running Summit 2026 Hadir Sebagai Wadah Kolaborasi Lintas Sektor

Running Summit 2026

PANGALENGAN – Upaya untuk memajukan prestasi lari di Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar latihan keras di lintasan; ia membutuhkan sinergi dari seluruh elemen industri. Berangkat dari semangat tersebut, 2230 Sport Agency berkolaborasi dengan AMTC resmi menginisiasi Running Summit, sebuah gerakan nyata yang lahir dari kampanye “Langkah Pelari Indonesia Juara”.

Titik Temu Seluruh Pemangku Kepentingan (Stakeholder)

Sara Lea Tunas, perwakilan dari 2230 Sport Agency sekaligus inisiator acara, memaparkan visi besar di balik penciptaan platform ini. Ia menegaskan bahwa Running Summit tidak dirancang sekadar sebagai event perlombaan biasa, melainkan sebagai sebuah media kolaborasi yang komprehensif.

“Running Summit ini merupakan sebuah platform yang kita bangun dengan harapan menjadi media kolaborasi yang bisa mempertemukan berbagai stakeholder dunia lari. Mulai dari pelakunya yaitu pelari, komunitas, brand pelaku industri, media, federasinya, hingga para atlet,” jelas Sara.

Tujuannya sangat jelas: mengajak seluruh elemen tersebut untuk bergabung bersama, menyamakan visi, dan berkolaborasi menciptakan ekosistem olahraga lari yang jauh lebih baik.

Baca Juga:  Running Summit, Membangun Tradisi Juara dari Pangalengan!

Tiga Pilar Kegiatan Utama di 2026

Untuk mewujudkan visi tersebut, Running Summit edisi tahun ini telah sukses diselenggarakan di Pangalengan pada 10 hingga 12 April 2026. Platform ini dieksekusi secara nyata melalui tiga rangkaian kegiatan utama, yaitu:

  1. ASPRO Pangalengan Track Race: Ajang kompetisi di lintasan atletik untuk menguji kecepatan dan teknik pelari.

  2. Running Conference: Forum edukasi dan diskusi strategis yang menghadirkan berbagai narasumber dan praktisi ahli di industri olahraga (termasuk presentasi sistem poin dari PB PASI).

  3. Walini Pangalengan Cross Country: Perlombaan lari lintas alam yang memadukan tantangan fisik dengan keindahan lanskap pegunungan.

Baca Juga:  BTN JAKIM 2026 Naik Kelas: Digelar 2 Hari, Bawa Pulang "Elite Label", dan Targetkan 40 Ribu Pelari!

Tiga pilar kegiatan ini dirancang secara khusus untuk saling melengkapi. Rangkaian acara ini juga menjadi jendela untuk membuka potensi kawasan Pangalengan secara lebih luas.

Misi Jangka Panjang: Keberlanjutan dan Regenerasi Atlet

Pada akhirnya, seluruh inisiatif ini bermuara pada satu harapan besar yang berkaitan erat dengan masa depan prestasi olahraga Tanah Air.

“Harapannya, ekosistem lari dan atletik secara khusus dapat berjalan secara berkelanjutan (sustainable). Kita ingin membangun fondasi yang kuat, khususnya untuk regenerasi atlet-atlet lari di masa mendatang,” pungkas Sara Lea Tunas.

Baca Juga:  Perwakilan DKI Jakarta Dominasi Final 1500M Putri di Kejurnas Atletik 2025

Running Summit ini diharapkan mampu memantik ekosistem lari Indonesia agar terus bergerak maju, dan mencetak juara baru.

Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga berita terbaru seputar lari

Bagikan artikel ini melalui: