Strava Kini Hadirkan Fitur Pelacakan “Terapi Fisik”

Fitur Strava

SAN FRANCISCO – Cedera dan fase pemulihan adalah bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup aktif, namun ironisnya, progres rehabilitasi ini sering kali luput dari pelacakan aplikasi kebugaran. Merespons kebutuhan tersebut, secara resmi strava mengumumkan penambahan fitur strava yaitu Terapi Fisik (Physical Therapy) sebagai jenis aktivitas terbaru di platform mereka pada Kamis, 30 April 2026.

Kini, lebih dari 195 juta pengguna Strava secara global dapat mencatat dedikasi mereka selama menjalani sesi terapi fisik. Fitur ini dirancang untuk melengkapi rutinitas utama pengguna, seperti lari, bersepeda, berjalan, maupun berenang. Dengan mengintegrasikan aspek pencegahan cedera dan rehabilitasi ke dalam program latihan yang jauh lebih terstruktur.

Baca Juga:  Strava Turunkan Harga Berlangganan Hingga 40% di Indonesia

Mengakomodasi Seluruh Ekosistem Pemulihan

Kehadiran kategori Terapi Fisik ini melengkapi lebih dari 50 jenis aktivitas yang sudah tersedia di Strava. Pembaruan ini tidak datang sendirian; Strava juga menghadirkan ekosistem pemulihan yang komprehensif melalui:

  • Integrasi Recover Athletics: Aplikasi pendamping yang menyediakan latihan mobilitas, kekuatan, dan daya tahan yang dirancang khusus untuk meminimalkan risiko cedera.

  • Tag Aktivitas “Recovery”: Memudahkan pengguna untuk memberikan label pada aktivitas mereka, membedakan dengan jelas antara sesi latihan berintensitas tinggi dan sesi pemulihan yang ringan.

Bangkit dari Cedera Sama Pentingnya dengan Cetak PB

Fase rehabilitasi cedera sering kali terasa sangat berat secara mental karena absennya hormon endorfin yang biasa didapat dari olahraga intens. Chief Product Officer Strava, Matt Salazar, menegaskan bahwa Strava ingin hadir menemani penggunanya di fase kritis tersebut.

“Keseimbangan antara aktivitas, pemulihan, dan rehabilitasi telah menjadi bagian dari Strava untuk membantu pengguna tetap termotivasi dengan aman. Proses pemulihan dari cedera bisa terasa berat, bahkan lebih menantang,” ujar Salazar.

Melalui fitur strava baru ini, pengguna yang sedang menepi dari lintasan tetap bisa merayakan usaha kecil mereka setiap harinya.

Baca Juga:  BMW Group Indonesia, Dukung Maybank Marathon 2025 dengan 23 Unit BMW & MINI

“Dengan hadirnya Terapi Fisik, pengguna dapat berkata, ‘Saya hadir hari ini, saya menjalani prosesnya, dan saya terus membuat kemajuan.’ Kami ingin memastikan seluruh fitur kami relevan dalam fase pemulihan ini, karena bangkit dari cedera sama pentingnya dengan mencetak rekor pribadi (Personal Best) baru,” tutup Salazar.

Mari ubah pola pikir kita: beristirahat dan memulihkan diri adalah bagian dari latihan itu sendiri. Jangan lupa untuk tetap merekam progres pemulihan Anda!

Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga berita terbaru seputar lari

Bagikan artikel ini melalui: