Angelika Boru Ginting, Sang Penakluk Podium dari Desa Singa

Angel Ginting

Bagi Angelika Boru Ginting atau sering disapa Angel Ginting (23), garis finish adalah cara terbaik untuk membalas budi. Lahir dan besar di keluarga petani di Desa Singa, Sumatera Utara, Angel Ginting tumbuh dengan napas yang ditempa oleh kerasnya kehidupan ladang.

Siapa sangka, gadis desa yang dulunya membantu orang tua bertani ini, kini telah bertransformasi menjadi salah satu pelari jarak jauh (maraton) putri terbaik yang dimiliki Indonesia.

Awal Mula: Bakat yang Ditemukan di Antar Desa

Kisah lari Angel Ginting dimulai saat ia berusia 15 tahun. Berawal dari instruksi guru olahraganya untuk mengikuti lomba antar desa, Angel justru terus-menerus membawa pulang kemenangan.

Sejak saat itu, Angel menyadari sesuatu yang krusial: kakinya adalah aset. Lari bukan lagi sekadar hobi, melainkan tiket untuk mengangkat derajat keluarga dan membantu orang tuanya di kampung halaman.

Baca Juga:  Robi Syianturi Sabet Emas Marathon SEA Games 2025 Setelah Latihan Intensif di Kenya

Perjalanan Penuh Pertaruhan: Modal 800 Ribu ke Jakarta

Keberanian Angel diuji pada tahun 2022. Dengan tekad baja dan modal yang sangat terbatas—hanya Rp800.000—ia nekat berangkat ke Jakarta demi sebuah perlombaan. Meskipun saat itu hasilnya belum sesuai harapan, Angel tidak membiarkan kegagalan menghentikannya.

Titik balik finansial dan mentalnya terjadi di Padang. Setelah berhasil finish di posisi keempat dan membawa pulang hadiah Rp10 juta, ia semakin yakin untuk menekuni jalur profesional. Ia bahkan mengambil keputusan besar: meninggalkan profesi guru olahraga demi fokus berlatih sebagai atlet lari jarak jauh di Depok.


Dominasi di Panggung Marathon Nasional

Keputusan Angel untuk merantau dan berlatih serius membuahkan hasil yang luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, namanya hampir tidak pernah absen dari podium tertinggi di berbagai major race di Indonesia.

Baca Juga:  Perjalanan Hidup Robi Syianturi "Dari Keterbatasan Menuju Kejayaan"

Berikut adalah deretan prestasi mentereng Angelika Boru Ginting:

  • Jakarta Marathon 2022: Juara 1 Full Marathon (FM) Putri Nasional.

  • Mandiri Jogja Marathon 2023: Juara 1 Full Marathon Putri Nasional.

  • Borobudur Marathon 2023: Juara 3 Full Marathon Putri Nasional.

  • Maybank Marathon 2024: Juara 2 Full Marathon Putri Nasional.

  • BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2025: Juara 1 Full Marathon Putri Nasional.

Deretan trofi ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu atlet nasional yang patut diperhitungkan di setiap ajang.


Berlari untuk Balas Budi

Bagi Angel, popularitas dan medali hanyalah bonus. Motivasi terbesarnya tetap sama seperti saat ia masih di Desa Singa: Keluarga. Setiap tetes keringat di lintasan adalah bentuk dedikasinya untuk membalas perjuangan orang tuanya yang telah membesarkannya dengan penuh kesederhanaan. Dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat menjadi “bahan bakar” yang tak pernah habis bagi Angel saat ia menghadapi kilometer-kilometer terakhir yang menyiksa dalam sebuah maraton.

Baca Juga:  Presiden Komisaris Kumparan di Usia 65 Tahun: Konsisten Berlari dengan Hati, Sehat, dan Tetap Happy

Pesan dari Angel: Mimpi Harus Diperjuangkan

Angelika membuktikan bahwa latar belakang dan keterbatasan modal bukanlah penghalang selama ada kemauan untuk melangkah. Kisahnya mengajarkan kita bahwa:

  1. Berani Mengambil Keputusan: Kadang kita harus melepaskan zona nyaman (seperti pekerjaan tetap) untuk mengejar gairah yang sesungguhnya.

  2. Pantang Menyerah pada Kegagalan: Kekalahan di awal adalah bagian dari proses menuju kemenangan besar.

  3. Ingat Akar Kita: Kesuksesan akan terasa lebih bermakna jika didedikasikan untuk orang-orang tercinta.


Terinspirasi dengan ketangguhan Angelika Boru Ginting? Bagikan kisah ini untuk menyemangati para pelari putri lainnya di luar sana!

Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga Tips dan Trik seputar lari.

Bagikan artikel ini melalui: