Gapuro to Gapuro 2026: Menelusuri Jejak Sejarah Solo Lewat Fun Run 17K

Event Fun Run Gapuro to Gapuro 2026

Solo, Jawa Tengah – Mengawali kalender lari tahun 2026, ajang Gapuro to Gapuro 2026 sukses diselenggarakan pada Minggu, 4 Januari 2026. Event fun run sejauh 17 kilometer ini diikuti oleh 450 peserta yang antusias menyambut tahun baru dengan semangat olahraga dan kebersamaan.

Memasuki tahun keempatnya, event ini mengusung tema:

“Mengawali tahun ini dengan Gapuro untuk siap event-event kedepannya di 2026.”

Ajang ini bukan sekadar lari santai, melainkan ruang pemanasan fisik dan mental bagi para pelari sebelum menghadapi berbagai race besar di sepanjang tahun 2026.

Dari Silaturahmi Lokal hingga Titik Temu Lintas Kota

Awalnya, Gapuro to Gapuro digagas Solo Berlari sebagai ajang silaturahmi komunitas lari lokal di Solo. Namun, popularitasnya terus meningkat. Tahun ini, peserta tidak hanya datang dari Solo Raya, tetapi juga merambah ke kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Salatiga, hingga Yogyakarta. Hal ini menjadikan event ini sebagai titik temu penting bagi ekosistem komunitas lari di Indonesia.

Baca Juga:  9 Pelari Inspiratif 99+9 KM Charity Run: Kisah Perempuan Berhijab yang #MelangkahPenuhKeyakinan

Rute Ikonik: Menjelajahi 4 Gapuro Bersejarah

Peserta diajak berlari sambil meresapi filosofi tata kota Solo. Rute tahun ini menghubungkan empat gapuro ikonik yang menjadi penanda batas wilayah dan sakralitas Kota Bengawan:

  1. Gapuro Kleco

  2. Gapuro Grogol

  3. Gapuro Kandang Sapi

  4. Gapuro Jurug

Solo ditata dengan sumbu kosmologis Keraton yang kuat. Keberadaan gapuro-gapuro ini bukan sekadar hiasan, melainkan saksi bisu pertumbuhan kota yang kental dengan budaya Jawa. Melalui rute ini, pelari diajak memahami Solo melalui langkah kaki dan cerita sejarah yang melingkupinya.

Baca Juga:  MILO ACTIV Indonesia Race 2025 Jakarta International 10K Hijaukan Monas dengan 25.000 Pelari

Kostum Unik dan Kuliner Khas: Identitas Fun Run Solo

Keseruan acara semakin terlihat dengan beragam kostum unik yang dikenakan oleh para peserta sejak garis start. Ekspresi kreatif ini mempertegas karakter fun run yang santai namun tetap penuh energi.

Setelah menyelesaikan lintasan 17K, lelah para peserta terbayar dengan sajian kuliner tradisional yang melimpah. Panitia menyuguhkan pengalaman “Pesta Pora Kuliner Solo” di garis finish:

  • Soto Seger (makan sepuasnya)

  • Nasi Berkat

  • Nasi Rica-rica

Sesi makan bersama ini menjadi momen interaksi hangat antar pelari, mempererat tali persaudaraan antar komunitas sambil menikmati kekayaan rasa khas lokal.

Baca Juga:  Rekor Nasional Marathon Putra & Putri Indonesia Pecah di Gold Coast Marathon 2025

Kesimpulan

Gapuro to Gapuro 2026 berhasil memadukan tiga elemen utama: Olahraga, Sejarah, dan Kebersamaan. Event Fun Run ini membuktikan bahwa lari bukan hanya soal kecepatan, tapi juga cara unik untuk mencintai budaya dan merayakan awal tahun dengan energi positif.

Dari gapuro ke gapuro, perjalanan lari di tahun 2026 resmi dimulai!

Follow Instagram Cerita Pelari @ceritapelari agar kamu dapat informasi lari lainnya dan baca juga Tips dan Trik seputar lari.

Bagikan artikel ini melalui: